buku dan laptop

13+ Contoh Paper Kuliah, Singkat, Ilmiah Terbaik dan Cara Membuat Paper

Posted on

Jika kamu berkecimpung dalam dunia pendidikan, terlebih di dunia perkuliahan tentu tidak asing lagi dengan paper. Paper sendiri adalah salah satu karya ilmiah. Kadang kita masih sulit membedakan antara makalah dengan paper, untuk pembahasan tentang makalah sudah saya kupas pada artikel Contoh Makalah Sederhana & Cara membuatnya. Dan kali ini saya akan mengulas tentang paper, mulai dari pengertian paper hingga contoh paper kuliah dan contoh paper lainnya.

Pengertian Paper

miniatur mobil

Pada hakikatnya, paper sama saja dengan makalah. Namun jika dibandingkan dengan makalah, paper umumnya memiliki unsur yang lebih banyak.  Lazimnya, para kaum mahasiswa ini membuat paper demi memenuhi tugas kuliah yang diberikan oleh sang dosen yang tujuannya antara lain adalah mengetes kemampuan dari mahasiswa tersebut terhadap mata kuliah tertentu.

Unsur-unsur dalam Paper

laut dari atas

Agar suatu karya dapat disebut sebagai paper maka harus memnuhi beberapa unsur, apa saja unsur-unsur tersebut? Berikut ini adalah unsur-unsur dalam sebuah paper yang perlu kamu ketahui:

1. Judul dan Nama Penulis

Pada bagian ini anda isi judul sesuai judul paper yang anda buat.  Untuk nama penulis sendiri bisa anda isi dengan nama anda sendiri sebagai penulis paper, namun jika anda mengerjakan paper secara berkelompok maka anda bisa menulis nama-nama anggota kelompok anda

2. Abstrak

Abstrak adalah sebuah kesimpulan atau rangkuman pada sebuah paper yang ditulis seringkas-ringkasnya namun harus jelas sehingga pembaca bisa menangkap maksud dan tujuan paper tersebut. Abstrak sendiri biasanya ditulis sepanjang satu halaman saja.

3. Pendahuluan

Pendahuluan umumnya memuat tentang masalah apa yang akan di bahas pada bagian inti paper, mulai dari latar belakang masalah dan rumusan masalah. Pendahuluan bisa anda buat dalam bentuk sebuah narasi.

4. Pemecahan

Pemecahan disini lebih ke pengelompokan tentang apa yang kamu bahas, sehingga dengan pengelompokan poin-poin tersebut diharapkan dapat mempermudah pembaca untuk memahami paper yang anda buat.

Baca Juga: Cara Membuat Kliping Beserta Contohnya 

5. Daftar Isi

Seperti karya ilmiah lainnya, pada paper pun memerlukan daftar isi. Hanya saja, jika anda membuat daftar isi untuk papaer, maka anda wajib menyertakan nomor pada tiap daftar judul dan sub judul yang anda cantumkan.

6. Penelitian Terkait

Dengan memanfaatkan penelitian terkait yang sudah ada, kamu bisa lebih mudah mengerjakan paper. Manfaatkanlah penelitian terkait, karena dari sana anda bisa menemukan banyak teori-teori yang dapat anda manfaatkan dan anda masukan ke dalam paper yang anda buat.
Kumpulkanlah penelitian terkait sebanyak-banyaknya, karena dengan begitu juga akan semakin menambah wawasan anda tentang tema yang sedang anda angkat dalam paper anda. Dengan wawasan yang luas tentu saja anda akan lebih mudah mengerjakan sebuah paper karena anda menguasai tema yang diangkat.

7. Metodologi

Metodologi biasanya terkandung dalam paper-paper berjenis ketat seperti skripsi, tesis, jurnal dan juga disertasi. Metodologi berguna untuk memaparkan batasan-batasan ketat pada sebuah paper. Pada sebuah karya ilmiah lazimnya memiliki metodologi, karena metodologi mengatur proses pengambilan data-data dan apa saja yang harus disiapkan dalam pengerjaan karya ilmiah.

8. Pembahasan dan Hasil

Pada bagian ini adalah bagian yang paling penting dalam sebuah paper. Karena pada bagian ini anda akan membahas tuntas tentang tema yang anda angkat, apa yang anda bahas di bagian ini haruslah disertai data-data yang valid.

9. Kesimpulan

Kesimpulan berisi tentang ringkasan dari tema yang kamu angkat disertai jawaban atau penyelesaian untuk tema yang kamu angkat. Jika yang kamu angkat bertema tentang sebuah permasalahan, maka kamu wajib menyertakan solusi untuk permasalahan yang kamu angkat pada paper yang kamu buat.

10. Pustaka/Referensi

Pada bagian ini berisi tentang daftar  buku-buku yang kita jadikan rujukan untuk mencari bahan bahasan pada paper anda. Selain buku, anda juga dapat melampirkan sumber-sumber lainnya.

Cara Membuat Paper yang Baik dan Benar

kacamata dan peta

Tugas kuliah yang seharusnya bisa dikerjakan dengan enjoy kadang bisa menjadi tugas yang sangat menjengkelkan jikalau intruksi yang diberikan oleh dosen tidak lengkap. Kejengkelan kamu mungkin akan bertambah lagi jika tugas yang dosen berikan adalah membuat sebuah paper yang mana kamu belum tahu cara membuat paper yang baik dan benar.

Tenang saja, saya akan membagikan kepada anda langkah-langkah dalam membuat sebuah paper. Nah, bagaimana cara membuat paper yang baik dan benar? Berikut kami paparkan langkah-langkahnya untuk anda.

1. Menentukan Tema Paper

Sebelum memulai untuk membuat sebuah paper, tentunya anda harus menentukan tema apa yang ingin dibahas. Tanpa menentukan tema terlebih dahulu, anda akan kesulitan menentukan isi yang akan menjadi bahan bahasan anda pada inti paper. Namun jika anda sudah menentukan tema, maka apa yang akan anda bahas akan terasa lebih mengalir, karena anda dapat mengira-ngira bahasan yang masih berkaitan dengan tema yang anda angkat.

Namun, tidak jarang ketika dosen memberikan tugas hanya memberikan gambaran tema, dan akhirnya anda harus menentukan tema sendiri. Jika kasusnya demikian, maka anda harus memilih topik yang menarik dan sebaiknya pertimbangkan tema yang memiliki bahan bahasan, sehingga anda tidak kehabisan bahasan ketika membuat isi paper.

Untuk mendapatkan tema yang menarik, kamu harus banyak mencari informasi tentang tema yang sudah anda tentukan. Anda dapat mencari informasi melalui buku atau melalui internet. Namun, anda jangan meniru begitu saja opini-opini atau ide yang anda temukan ketika anda mencari referensi/ide. Sebaiknya anda modifikasi ide-ide tersebut, sampaikan dengan cara anda sendiri sehingga lebih menarik.

2. Pendahuluan Paper

Salah satu poin vital pada sebuah karya ilmiah seperti paper ini adalah pendahuluan. pada bagian pendahuluan, lazimnya secara garis besar memuat tentang rangkuman isi dari paper itu sendiri, mulai dari tema yang diangkat, latar belakang paper, rumusan masalah-masalah pada tema yang diambil serta menuangkan tujuan dari paper yang anda buat.

Pastikan pendahuluan yang kamu tulis merangkum poin-poin di atas, jangan sampai dalam bagian ini terjadi pengulangan pembahasan, mengulang-ulang pembahasan hanya akan membuat pembaca bingung.

3. Menentukan Rumusan Masalah dalam Paper

Selain menentukan tema pada paper, kamu juga perlu menentukan rumusan pada paper, tujuannya adalah agar apa yang kamu bahas dalam paper tidak melebar dan tetap pada benang merah. Dengan adanya rumusan masalah juga membuatmu lebih fokus mengupas tema yang sudah kamu tentukan dalam paper.

Maka dari itu, rumusan masalah harus ada dalam sebuah paper. Rumusan masalah nantinya juga berisi penyelesaian masalah pada paper dan kesimpulan yang dibahas secara sistematis.

Contoh Paper yang Baik dan Benar

Contoh Paper yang Sudah Jadi

Contoh Paper Ilmiah

Contoh Paper Tugas Kuliah

Contoh Paper Singkat

Contoh Paper Sederhana

Contoh Paper Quilling

Contoh Paper Penelitian

Contoh Paper Makalah

Contoh Paper Kuliah

Contoh Newspaper

Contoh Makalah Lengkap

Contoh Gambar Paper Case

Demikian contoh paper yang dapat saya share kali ini, apabila terdapat kekurangan atau saran maka jangan ragu untuk berkomentar. Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *